Tetangga itu
Cinta selalu bertetangga dengan kebencian. ketika cinta menutup pintunya kebencian membuka pintunya Kebencian selalu menyambut kedatangan seseorang yang kehilangan cinta Jangan salahkan, jangan tanyakan... begitulah tetangga Jika tidak ingin bertetangga dengannya, jangan mengenal cinta Sebab ia hidup berdampingan, dan kebencian siap menyapa mereka yang tak ingin bertamu lagi kepada cinta haruskah di ketuk pintu kebencian itu entah bertanya kemana cinta pergi atau singgah didalam kebencian entah singgah sampai cinta datang atau tinggal selamanya di rumah kebencian. Haruskah menunggu ? Menunggu sampai cinta membuka pintunya kembali ? Entah dengan penguni lama, atau penghuni baru Atau bertamu kepada kebencian lalu menunggu Atau menunggu lalu bertamu Tak kan, jangan ketuk pintu kebencian ...