Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2016

PUISI YANG BERBEDA

Aku masih orang aneh si pembuat puisi itu, yang beda saat ini cuma tidak ada kamu, tidak ada kamu disampingku, tidak kamu dalam setiap bait puisiku, tidak ada kamu dalam pikiranku setiap aku membuat puisi. Dulu setiap pena ini mengurat lembaran kertas kertas, kamu atau namamu, atau apapun tentangmu selalu membuatku menggilai puisi. Melihatmu adalah keindahan yang tertuang dalam sebuah puisi. Aku tidak tau kenapa dulu aku selalu berusaha menulis tentangmu, aku juga pernah menulis sebuah cerita tentang kita dalam sebuah novel, saat itu aku selalu menanti bagaimana akhirnya novel itu. tapi kini aku sudah tau bagaimana akhir dari novel yang pernah aku buat untuk kita itu. yaitu adalah perpisahan, ditinggalkan juga akhir yang menyakitkan. Meski kamu pergi secara tiba-tiba, meski tiba-tiba orang itu bukan aku lagi, aku tidak marah.   Dan hal yang paling menyakitkan adalah aku tidak bisa marah, sejahat apapun kamu. Seharusnya aku marah, atau bahkan seharusnya aku mengutukmu. Sepert...